TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
bankbjb

Parade Emas Firaun, Perjalanan Mewah di Era Raja dan Ratu Mesir Kuno

Rabu 7 Apr 2021, 20:19 WIB

Menelisik sejarah terdahulu, 22 mumi Firaun itu pernah memerintah pada 1539 SM hingga 1075 SM. Mereka ditemukan dari sebuah kuburan rahasia di lembah para raja dimana situs Deir el-Bahri juga berada di sana.

Makam raja-raja Mesir kuno itu pertama kali digali pada abad ke-19. Setelah digali, sejumlah mumi itu dibawa ke Ibu Kota Kairo dengan perahu mengarungi Sungai Nil. 

Namun, khusus untuk Mumi Ramses II sempat dibawa ke Paris pada tahun 1976 untuk diteliti lebih lanjut oleh para ilmuwan Prancis. Dari Prancis, Ramses II lalu dikembalikan ke Mesir dan disimpan di Museum Nasional Mesir.

Sebagai Promosi Menarik Wisatawan Berkunjung ke Museum

photoSalah satu mumi Firaun di Mesir. - (akamaized.net)</span

Parade Emas Firaun adalah proyek promosi pariwisata pemerintah Mesir untuk menarik wisatawan asing untuk mengunjungi museum yang sebelumnya sepi pengunjung. Selama ini, wisatawan lebih suka mengunjungi Piramida Giza, Lembah Raja-raja dan situs-situs Mesir kuno lainnya.

Beberapa mumi Firaun yang dipamerkan di museum ternyata tidak menarik para pengunjung karena tidak dipajang dengan cara menarik. Beberapa pengunjung mengatakan, mumi Firaun itu terlihat menyeramkan karena dipajang di ruangan yang sempit.

Alasan lain pemindahan 22 mumi raja dan ratu Mesir kuno ini adalah untuk membangkitkan kembali industri pariwisata di Mesir setelah kekacauan politik yang terjadi beberapa tahun terakhir. 

Di tempat barunya Museum Peradaban Mesir, mumi-mumi itu akan dipajang dengan lebih menarik.

Menurut Presiden Mesir, Abdel Fattah el-Sisi, tontonan megah ini adalah sebuah bukti kebesaran dan peradaban unik Mesir dari masa lalu. Ia sangat berharap industri pariwisata Mesir kembali bangkit di masa sulit pandemi ini. 

"Saya menyambut raja dan ratu Mesir kuno di Museum Peradaban," kata El Sisi dikutip dari Twitternya.


Halaman :
BERITA TERPOPULER
Berita Terkini
x