TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
bankbjb

Jelang G30SPKI: Ahmad Yani Tak Setuju Pembentukan Angkatan Kelima dari Soekarno

Selasa 27 Sep 2022, 13:30 WIB

Dirinya hanya menyatakan bahwa Angkatan Kelima akan berbeda jauh dari Angkatan yang sudah ada sebelumnya.

Dengan kata lain, Angkatan ini menjadi pasukan istimewa yang akan berdiri sendiri tanpa terkait dengan angkatan lain.

Angkatan Kelima ini tidak jauh berbeda dengan Angkatan Darat (AD). Letnan Jenderal Ahmad Yani yang kala itu memimpin TNI AD bersama jenderal lain menentangnya. 

Padahal sebelumnya, dalam Politik Militer Indonesia 1945-1967: Menuju Dwi Fungsi ABRI, Ulf Sundhaussen menulis TNI AD menunda reaksi dan menyerahkan keputusan kepada Sukarno .

Akhirnya Bung Karno memanggil Panglima Angkatan Darat (KSAD) Ahmad Yani perihal persetujuan Angkatan Kelima yang dijadwalkan pada 1 Oktober 1965. 

Setelah melihat undangan tersebut, Ahmad Yani semakin optimis bahwa dirinya mungkin akan dicopot dari Menpangad, lantaran ketidaksetujuannya terhadap pembentukan Angkatan Kelima.

Ahmad Yani pernah mengatakan pembentukan itu tidak efisien, pasukan sipil bersenjata sudah ada dalam wujud Pertahanan Sipil atau Hansip kala itu. 

Ahmad Yani menyebutkan bukan tidak mungkin angkatan kelima berbahaya bagi TNI AD itu sendiri.

Ucapannya itu cepat menyebar luas ke masyarakat. Entah mengapa, saat tragedi G30S, Ahmad Yani terbunuh beberapa jam sebelum ia bertemu Presiden Soekarno.

Jika diperkirakan Ahmad Yani dibunuh sekitar pukul 04.00, berarti empat jam kemudian mestinya ia menghadap Presiden Soekarno .


Halaman :
BERITA TERPOPULER
Berita Terkini
x