Jumat, 26 Mei 2017 - WIB
Follow Us:

Top 10 Sukabumi

22 Tahun AQUA Ambil Air di Sukabumi Tanpa Izin
Tewas di Kolam Renang Cimalati, Pelajar SMA N 1 Parungkuda Kabupaten Sukabumi
Lapar Tak Ada Nasi, Bayi di Nyalindung Kabupaten Sukabumi Dilempar Ayah Kandung ke Tungku Api
Bertambah, Korban Jambret Payudara di Bojonggenteng Kabupaten Sukabumi
DPRD Kabupaten Sukabumi Rekomendasikan Penutupan Sementara Pabrik Aqua
Siapa Preman di Balik Kasus Pungli Naker di Pabrik GSI Kabupaten Sukabumi?
Kronologis Rusuh BBRP dan PP di Pamuruyan Kabupaten Sukabumi
Marak Aksi Jambret Payudara, Ini Kesaksian Dua Wanita Bojonggenteng Kabupaten Sukabumi
BBRP dan PP Perang di Pamuruyan Cibadak Kabupaten Sukabumi
Berdarah-darah, Buruh PT Monami Gunungguruh Kabupaten Sukabumi Meregang Nyawa


26 Warga Ciwaru Kabupaten Sukabumi Tuntut Ganti Rugi Penggunaan Lahan

Selasa, 02 Mei 2017 - 18:19:28 WIB


26 Warga Ciwaru Kabupaten Sukabumi Tuntut Ganti Rugi Penggunaan Lahan
© Imam Bachtiar
Lahan warga, surat pernyataan, tanda tangan warga.

SUKABUMIUPDATE.com - Sebanyak 26 warga Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi yang merupakan pemilik lahan yang tekena proyek pelebaran Jalan Palampang-Cimarinjung-Puncak Darma, meminta ganti rugi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan pelaksana pelebaran jalan. Pasalnya, lahan mereka dipergunakan tanpa seizin pemilik.

Dalam surat pernyataan yang diterima sukabumiupdate.com, Selasa (2/5) sore, melalui surat elektronik, warga mengatakan, pelebaran jalan dilakukan secara tiba-tiba dengan mematok tanah warga dan tidak meminta izin kepada pemilik.

Kemudian, pelebaran jalan tidak diukur dan menginventarisir terlebih dahulu terhadap jumlah tanah yang dipergunakan. “Pelebaran jalan itu pun minim sosialisasi kepada warga dan pemilik lahan. Dan hinggi kini tidak ada ganti rugi dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat kepada warga,” ujar Imam Bachtiar dalam suratnya.

BACA JUGA:

15 Ha Lahan Warga Girimukti Kabupaten Sukabumi Terkena Pembangunan Jalan Lintas Selatan

Petani Mandrajaya Kabupaten Sukabumi Minta Manfaatkan Lahan KSDA Perhutani

Marwan: Lahan HGU Terlantar di Kabupaten Sukabumi untuk Pertanian

Selain itu, kata Imam Bachtiar, warga menuntut kepada pihak Provinsi Jawa Barat dan pelaksana pelebaran jalan, melakukan musyawarah dengan pemilik lahan. 

“Musyawarah ini, untuk memastikan ganti rugi atas lahan secara adil dan berlandaskan kemanusian, kemanfaatan, kepastian, keterbukaan, kesepakatan keikutsertaan, kesejahteran, keberlanjutan, dan keselaran,” ungkap Imam Bachtiar.

Ganti rugi itu, sebut dia termasuk terhadap lahan, bangunan, tanaman  maupun yang terkandung didalamnya. “Kami meminta transparansi atas proyek jalan Palampang-Cimarinjung-Puncak Darma dari pelaksana proyek,” katanya.

Redaktur: RONY M SAMOSIR
E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com





Berikan Komentar