Kumospace, Platform Virtual Meeting Alternatif yang Gak Bikin Bosen

Senin 20 Desember 2021, 10:45 WIB

SUKABUMIUPDATE.com - Kumospace adalah platform virtual meeting yang didirikan pada tahun 2020 oleh Brett Martin dan Yang Mou.

Walaupun kantor pusatnya berada di New York, Amerika Serikat, karyawan Kumospace berasal dari berbagai penjuru dunia yang bekerja secara remote (jarak jauh, red).

Sebelum pandemi, tim Kumospace terbiasa mengadakan pertemuan bulanan. Namun, ketika pandemi melanda, kegiatan rutin tersebut disadari tidak bisa dilakukan menggunakan media daring biasa.

Tim Kumospace memikirkan cara kreatif untuk membuat obrolan video menjadi lebih menarik. Terinspirasi dari industri game, elemen dalam Kumospace menawarkan pengalaman yang berbeda dari platform sejenis.

Kaya Akan Fitur-Fitur Andalan yang Menarik

photoKumospace memiliki banyak gitur menarik dan dapat digunakan secara gratis. - (Kumospace)

Sebagai platform obrolan video imersif yaitu teknologi yang membuat bias batasan antara dunia nyata dan dunia digital, Kumospace membuat penggunanya merasakan sensasi suasana yang mirip dengan dunia nyata.

Berikut ini adalah beberapa fitur-fitur andalan yang menarik, yang pastinya membuat penghuninya betah berlama-lama melakukan rapat secara virtual:

Berkreasi dalam Mendesain Ruangan

Di Kumospace, kamu memiliki kebebasan untuk berkreasi dalam memilih dan mendesain ruangan rapat ingin seperti apa.

Tersedia banyak pilihan ornamen seperti meja, kursi, dan furniture lain yang dapat disesuaikan dengan seleramu.

Untuk kamu yang tidak menyukai ornament di atas, tetap ada berbagai macam template ruangan siap pakai yang tetap bisa menjadi opsi menarik.

Baca Juga :

Imersif, Virtual yang Terasa Seperti Nyata

Apa sih yang biasa dilakukan ketika rapat? Ketika kamu berbicara, teman pun ikut berbicara? Bergerak leluasa kesana kemari? Kamu pun bisa merasakan hal itu secara virtual.

Seperti pengalaman bermain game online yaitu kita bisa berbicara dengan anggota tim secara online, aplikasi ini juga memungkinkan hal serupa terjadi ketika kamu bersama dengan teman-teman di ruangan dan meminimalisir terjadinya suara yang tumpang tindih.

Apabila avatarmu memiliki jarak yang jauh dari avatar orang yang berbicara, maka suara yang didengar pun akan kecil, seperti sungguhan, bukan? Maka dari itu, kalau kamu ingin berdiskusi dengan orang tertentu, kamu bisa memilih sudut ruangan agar obrolan bisa didengar oleh orang lain.

Saat mengantuk atau bosan ketika mendengarkan, kamu pun bisa bergerak bebas, melipir dahulu kesana kemari seperti sekedar membuat minuman teh atau kopi, fitur add-on ini dapat kamu tambahkan juga di space-mu.

Papan Tulis Serbaguna

Di ruangan rapat, seringkali ditemukan adanya papan atau whiteboard untuk media menjelaskan apa yang ingin disampaikan.

Di Kumospace, terdapat layar yang seolah-olah seperti whiteboard tersebut. Kerennya lagi, tidak hanya untuk menulis, papan tulis ini juga berfungsi untuk berbagi dan menonton video YouTube bersama.

Dapat Diakses Setiap Saat

Media pertemuan daring biasa mengharuskan kamu untuk mendaftar dan ada pihak yang bertindak sebagai host atau penyelenggara yang memungkinkannya untuk menerima siapa saja yang dapat masuk ke ruangan tersebut.

Kumospace mempersilahkan kamu untuk mengatur ruangan sedemikian rupa sehingga, memungkinkan ruangan yang telah kamu bikin di awal menjadi tersedia dan terbuka untuk siapa saja dan kapan saja dengan tautan yang dibagikan, sehingga dapat diakses setiap saat, selama tautan tersebut tidak berubah.

Namun, kamu tetap bisa mengatur siapa saja yang boleh masuk ke ruangan tersebut. Kemudahan akses membuat kamu dapat lebih leluasa dalam menyelenggarakan pertemuan, konferensi, reuni, dan sebagainya.

Gratis

Suka yang gratisan? Ternyata dengan berbagai fitur menarik yang sangat bermanfaat sekaligus memberikan pengalaman baru secara virtual, Kumospace bisa diakses secara gratis.

Tidak hanya itu, ada dua pilihan lain juga apabila kita ingin meningkatkan performanya yaitu Professional dan Custom.

Semuanya kembali disesuaikan lagi dengan kebutuhanmu ya. Sejauh ini, fitur-fitur tak berbayar alias gratis pun sudah mumpuni kok.

COVID-19 Menjadi Katalisator Pertumbuhan Pengguna Kumospace

photoPandemi COVID-19 menjadi salah satu penyebab meningkatnya penggunaan Kumospace. - (Kumospace)

Selama pengembangan dari Agustus 2020 hingga Maret 2021, pengguna aktif bulanan Kumospace mengalami pertumbuhan 100 kali lipat.

Dengan waktu sesi kegiatan virtual rata-rata selama 60 menit atau satu jam, ini berarti para penggunanya betah menghabiskan waktu yang di ruang virtual Kumospace.

Sudah digunakan oleh lebih dari 2.000 perusahaan

Saat ini, lebih dari 2.000 perusahaan telah menggunakan Kumospace seperti Google, Facebook, Tesla, Amazon, Spotify dan lain-lain untuk berbagai aktivitas seperti rapat bisnis, bincang santai, happy hour dan berbagai keperluan lainnya.

Maka dari itu, Kumospace akan terus berinovasi agar dapat memberikan fitur keren lainnya yang sesuai dengan kebutuhan pengguna.

 

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Berita Terkini
Sukabumi20 April 2024, 00:14 WIB

Usai Lebaran, Pasien Membludak di RSUD Palabuhanratu Sukabumi

Humas RSUD Palabuhanratu Sukabumi sebut pasien yang datang rata-rata mengeluhkan penyakit demam, pencernaan, metabolik, serta penyakit dalam.
Kondisi di sekitar IGD RSUD Palabuhanratu Sukabumi, Jumat (19/4/2024). (Sumber : SU/Ilyas)
Sukabumi Memilih19 April 2024, 23:48 WIB

Yudi Suryadikrama Respon Perundingan Kebonpedes Soal Dukungan Maju Pilkada Sukabumi

Ketua DPC PDIP Kabupaten Sukabumi, Yudi Suryadikrama merespon pernyataan sejumlah kader partai yang memintanya untuk maju dalam kontestasi Pilkada Sukabumi 2024.
Yudi Suryadikrama Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sukabumi | Foto : Ibnu Sanubari
Keuangan19 April 2024, 23:24 WIB

Upaya Bapenda Sukabumi Mudahkan Layanan Perpajakan Bagi Wajib Pajak di Desa

Kepala Bapenda Kabupaten Sukabumi Herdy Somantri mengatakan inovasi tersebut menekankan pentingnya integrasi sistem administrasi pajak daerah dari tingkat desa hingga kabupaten.
Kepala Bapenda Kabupaten Sukabumi Herdy Somantri. | Foto: SU/Ilyas (Sumber : SU/Ilyas)
DPRD Kab. Sukabumi19 April 2024, 22:01 WIB

DPRD Minta Bakesbangpol Usut Penyebab Meninggalnya Peserta Seleksi Paskibraka Sukabumi

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi Hera Iskandar turut berbelasungkawa atas meninggalnya Kayla Nur Syifa saat mengikuti seleksi Paskibraka.
Jenazah siswi SMAN Negeri 1 Cisaat saat akan diberangkatkan dari RSUD Palabuhanratu menuju rumah duka di Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, Jumat (19/4/2024). | Foto: SU/Ilyas Supendi
Opini19 April 2024, 21:44 WIB

Menjadi Lelaki Berkualitas: Inspirasi dari Kartini

Sosok Kartini, seorang pejuang kesetaraan gender dari Indonesia pada abad ke-19, memberikan pandangan yang menarik dan relevan, bukan saja bagi perempuan, bahkan bagi kaum laki-laki masa kini.
Dr. Ari Riswanto, M.Pd., MM / Dosen Universitas Linggabuana PGRI Sukabumi/Pengurus DPW Forum shilaturahmi Doktor Indonesia | Foto : Sukabumi Update
Sukabumi19 April 2024, 21:08 WIB

Dinsos Sukabumi Salurkan Program Makan Untuk Lansia Di Tegalbuleud Sukabumi

Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi, bantu salurkan program bantuan makanan bagi lanjut usia (Lansia), yang merupakan program Kemensos RI.
Program makan bagi lansia di Tegalbuleud Sukabumi | Foto : Ragil Gilang
Sukabumi19 April 2024, 21:04 WIB

Kronologi dan Dugaan Penyebab Meninggalnya Siswi Sukabumi saat Ikut Tes Seleksi Paskibraka

Berikut kronologi dugaan penyebab meninggalnya Kayla Nur Syifa Siswi Sukabumi peserta seleksi Paskibraka.
Suasana rumah duka Kayla Nur Syifa di Desa Cibentang, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, Jumat (19/4/2024). | Foto: SU/Asep Awaludin
Life19 April 2024, 20:29 WIB

5 Penjelasan Kenapa Seseorang Mudah Menangis Tanpa Sebab

Ketika seseorang menangis tanpa alasan yang jelas, hal itu seringkali dapat menjadi pengalaman yang membingungkan dan membuat frustrasi.
Kenapa seseorang mudah menangis tanpa sebab | Foto : pixabay/jouycristoo
Sukabumi19 April 2024, 20:11 WIB

Ratusan Buruh Garmen di Cicurug Sukabumi Demo Tuntut Perusahan Bayar Gaji

Ratusan buruh pabrik garmen berdemonstrasi di depan halaman PT Indo Garment Lestari (IGL) tepatnya di Kampung Bojong Pereng, Desa Nyangkowek, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jumat (19/4/2024).
Sejumlah buruh pabrik garmen melakukan aksi demo di depan halaman PT IGL | Foto : Ibnu Sanubari
Sukabumi19 April 2024, 20:05 WIB

Cita-citanya Polwan, Orang Tua Terpukul Kehilangan Kayla Siswi Peserta Paskibraka Sukabumi

Orang tua Kayla Nur Syifa peserta seleksi Paskibraka Kabupaten Sukabumi yang meninggal punya cita-cita jadi Polwan.
Orang tua Kayla Nur Syifa peserta Paskibraka Kabupaten Sukabumi yang meninggal saat diwawancarai sukabumiupdate.com di rumah duka (Sumber : SU/Asep Awaludin)